Tuesday, June 26, 2012
Kebebasan
Ketika seseorang mengatakan bahwa dirinya bebas,
adalah ketika dia dapat melakukan apapun sesuai hasrat dan keinginannya tanpa
adanya hal-hal atau faktor-faktor penghalang. Kebebasan pun terbagi menjadi
kebebasan dengan seutuhnya bebas tanpa menyangkut hal-hal lain dimana seseorang
melakukan tindakan apapun tanpa menghiraukan norma, adat dan hukum. Hal ini
seringkali disebut sebagai kebebasan negative karena jika terus dibiarkan tanpa
adanya control maka akan berdampak negatif dan yang kedua adalah, kebebasan
yang bertanggung jawab sesuai porsi dan
tempatnya. Disini makna bebas bukan secara menyeluruh, ada batasan-batasan baku
dan kesadaran dalam memahami arti bebas perspektif kedua ini.
So, what'll you does? Free for a freedom (-) or (+)
Saturday, April 28, 2012
ALL ABOUT MHU
Namaku Pipit Deviyanti, aku mahasiswi
semester II (April 20012) konsentrasi Manajemen Haji dan Umroh Universitas
Islam Negeri Jakarta .
“Manajemen Haji & Umroh” jurusan yang
baru aku dengar pertamakalinya ketika mempersiapkan diri saat menjelang Ujian
Mandiri tahun lalu. Juga jurusan yang *jujur* aku pilih mendadak sangaaaat hehee..
jurusan yang aku yakini mempunyai
prospek cemerlang ke depannya ketika kita sudah dapat memanfaatkan sebuah
peluang.
MHU gak Cuma masalah wukuf di padang Arafah,
towaf, hilal, dan melempar jumroh sajaaa.. MHU yang ini bedaaa.. Bedanya
apaaa?? Mahasiswa-mahasiswanya itu loooohh (sambungin!). Lalu bagaimana para
member MHU II?? Check this out.. Ini dia kebersamaan kami semenjak September
2011:
Jaduuul
Mau berangkat taaruuff
Tiba di Bogor pas taaruuff
Hari terakhir taaruuff
Kick Andy (November)
Cewek-cewek MHU yang hobi stay at kamar mandii
Rujak MHU
Desy and Bengbeng's Birthday
Belah Dureen haha
With Pak Muammar Aditya (DP)
April 2012
Daaaan banyaaaaaaak lagiiiiii kebersamaan kami yang tidak dapat tersampaikan satu persatu. Ini hanya bagian kecil.. YA KECIL!!
Sukses untuk kalian semuaaaa, kawan-kawan MHU angkatan III. Mari bermetamorfisis bersama untuk masa depan :)
By:
Pipit Deviyanti
Wednesday, April 25, 2012
Problematika Penerapan Etika dalam Masyarakat
Etika, satu kata yang sangat berarti dan satu pelajaran yang sangat
penting, pelajaran seperti ini tidak diajarkan di bangku sekolah dan pula
tidak tercantum pada kurikulum. Pelajaran alamiah yang kita dapatkan dengan
sendirinya, pelajaran sosial yang dipraktekkan langsung pada kehidupan
bermasyarakat. Dan hal seperti inilah yang sedikit banyak akan mencerminkan
baik atau buruknya pribadi seseorang, pribadi suatu kelompok, atau pribadi
suatu Negeri.
Menurut istilah, etika adalah ilmu yang menjelaskan baik dan buruk dan
menerangkan apa yang seharusnya dilakukan manusia, menyatakan tujuan yang
harus dituju oleh manusia di dalam perbuatan mereka dan menunjukkan jalan untuk
melakukan apa yang seharusnya diperbuat ( Kamus Besar Bahasa Indonesia
(Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1988) ). Konsep etika bersifat
humanistis dan anthropocentris, karena didasarkan pada pemikiran manusia dan
diarahkan pada perbuatan manusia. Dengan kata lain etika adalah aturan yang
dihasilkan oleh akal manusia. Aturan tersebut telah disetujui bersama oleh
suatu masyarakat tertentu. Namun, pada kenyataannya setiap permasalahan apapun
pasti ada saja problematika yang akan menghambat jalannya suatu tujuan.
Salahsatunya adalah ”Problematika Penerapan Etika dalam Masyarakat”.
Seperti yang telah kita ketahui bahwa etika akan menciptakan suatu nilai baik
atau buruk. Nilai yang akan mengantarkan kita pada suatu asumsi bahwa ternyata
etika sangat penting untuk kehidupan sosial kita dalam bermasyarakat.
Sebenarnya untuk apa sih etika itu? Apa kegunaanya sampai-sampai kita
harus menggunakan etika dalam berbagai hal.
Tujuan utama menerapkan etika dalam kehidupan sehari-hari adalah agar
terciptanya rasa saling menghargai antar sesama. Saling menghargai dalam segala
hal. Saya akan mengambil satu contoh kecil: seorang adik dan kakak.
Masing-masing diantara mereka mempunyai peranannya dalam beretika, sang adik
menghormati kakaknya dan sang kakak menyayangi adiknya. Ketika sang adik
meminta uang kepada kakaknya, dia harus memintanya dengan sopan dan baik-baik.
Begitupun sang kakak akan memberikannya ketika sang adik memintanya dengan
baik-baik. Inilah siklus etika, dimana adanya perlakuan ’saling’ menghargai.
Namun permasalahannya disini, pada zaman modern sekarang ini etika sudah
dianggap sebagai sesuatu yang murah dan diurutkan pada urutan-urutan tingkat
bawah konsep pergaulan. Sudah banyak orang yang menanggap bahwa tanpa etika pun
semuanya akan baik-baik saja. Banyak bidang-bidang etika yang harus kita
ketahui: etika perdagangan, etika berkomunikasi, etika bisnis, etika pada suatu
karya, etika berbicara, etika berdiskusi dan lain-lain. Ini semua akan saya
cakup pada satu bahasan yaitu ”Etika dalam Masyarakat”.
Hal ini harus kita perbaiki. Konsep besosialisasi dasar adalah terletak
pada etika. Kita harus sadar dan menyadarkan masyarakat, bahwa etika itu sangat
penting. Banyak kasus-kasus yang sering saya jumpai dan permasalahan utamanya
adalah karena tidak adanya penerapan etika dengan baik. Saya akan mengambil
contoh kembali, salahsatu kasus yang ditimbulkan karena tidak diwujudkannya
etika dalam bermasyarakat; Ketika salahsatu anggota DPR menggebrak meja pada
saat rapat berlangsung hanya karena perbedaan pendapat pada sidang tersebut.
Apakah itu masih dianggap dengan etika baik dalam bersidang? Bukankah ada cara
yang lebih baik dan lebih sopan lagi untuk mengungkapkan ketidaksetujuannya
itu? Hal ini menyebabkan emosi yang tidak terkontrol pada rapat sidang dan
menimbulkan banyak kontroversi sehingga mencemarkan nama baik para petinggi
Negara tersebut.
Adapun sedikit pelajaran pada ruang lingkup yang lebih kecil mengenai
etika, yaitu berbicara dan mendengarkan. Bisa saja orang sakit hati ketika kita
tidak dapat menggunakan bahasa atau mimik yang lebih baik lagi (tidak
menggunakan etika) pada saat berbicara dan mendengarkan. Orang dapat mudah
tersinggung ketika kita tidak dapat memperhalus kata-kata yang kita keluarkan.
Ternyata banyak sekali dampak yang akan ditimbulkan ketika kita tidak
menggunakan etika dalam menjalani hidup di tengah masyarakat. Tidak hanya
pencemaran nama baik, tidak hanya sakit hati, tidak hanya hilangnya penghargaan
antar sesama, namun perpecahan juga akan lebih mudah timbul. Problematika
penerapan etika dalam masyarakat ini harus kita perbaiki, dengan cara
menanamkan pada setiap pribadi seseorang bahwa segala sesuatu mempunyai aturan.
Aturan yang harus kita sadari, patuhi, dan gunakan bersama demi terciptanya
kerukunan dan rasa saling menghargai. Percayalah, hidup kita akan lebih indah
jika menerapkan etika baik dalam bermasyarakat.
AMAZZIIIIIIIING INAUGURATON!!
Inaugurasi FLP Ciputat Angkatan VIII
(28-29 Januari 2012 @Villa Maria, Cisarwa-Puncak-Bogor)
Setelah ± 3 bulan
kami menjalani pelatihan menulis, akhirnya tiba juga acara Inaugurasi
(pengesahan) para anggota muda menulis angkatan VIII. Butuh perjuangan bagiku
untuk mengikuti acara ini, yang memang tadinya sedikit ragu karena kendala
jarak. Pada saat itu (sebelum acara inaugurasi) aku lagi di Kuningan libur
Ujian Akhir Semester. Untuk dapat kembali ke Jakarta pun harus melalui tahap
yang luar biasa agar dapat mendapat izin dari kedua orangtua ku -_-
JRENG!! JRENG!!
Akhirnyaaa dapet izin juga buat kembali ke Ciputat. Okaaay, siapin semuanya
dari pas lagi di Kuningan, termasuk siapin karya yang akan dibuat,
barang-barang yang akan dibawa, dan kado-kadoannyaa.. Let’s goooooo… Puncak, I’m
comiiiiiiiiing!!!
Setelah menempuh
perjalanan ± 2-3 jam, kami turun dari bis dan tiba di tempat. Taman hijau yang
luas, villa-villa, kolam renang, pemandangan yang oke buat cuci mata, dan
udaranya yang lumayan membuatku masuk angin. Okeh, tiba di tempat kami
diarahkan untuk masuk ke kamar, alias pembagian kamar, dan aku dapet kamer I
bersama Auffa temanku.
Makaaan,
akhirnyaaa dapet makan juga meskipun makan pertama cuma colek usus doang #upss
(ceplos Auffa). Setelah makan, solat, dan merapikan barang, kami mengganti baju
untuk bersiap bergegas ke Aula taman bawah (turun tangga lagi niiihhh.. rrr)
untuk menghadiri acara pembukaan Inaugurasi.
MATERI! Yihaaaa..
inilah dia hal yang sangat membosankan. Aku sempet malas malas dan malaaaasss
sebelumnya, wah tapi ternyata tidak untuk kali ini, sangat menyenangkan!
Menyenangkan karena materi yang disajikan pertama adalah mengenai
“Hypnotherapy Writing” oleh RW Dodo. Lalu berlanjut pada malam hari nya, acara
ini pun mengundang seorang tokoh BOIM LEBON (dalang dari sebuah cerita LUPUS)
tokoh terkenal, seorang sastrawan, dan sudah memiliki banyak sekali karya.
Beliau banyak menceritakan awal memasuki dunia tulis menulis dan
hingga sekarang. Menceritakan banyaak sekali pengalamannya dan ternyata beliau
ini seorang yang humoris dan lucu. Perut kami terkuras habis oleh
lelucon-leluconnya.
Ini diaaa,
saatnya untuk menampilkan performance dari setiap kelompok mentor. Aku adalah
salahseorang dari anggota kelompok 2 yang didampingi oleh 2 mentor. Kebersamaan
kelompok ini sebenarnya telah berlangsung lebih lama jauh hari sebelum
Inaugurasi, kebersamaan yang terbentuk dari mentoring setiap minggunya di
RUMPUS (Rumah Pustaka), namun tidak untuk aku, aku yang kurang mujur karena
baru tau kalo setiap minggunya ada mentoring di rumpus pas udah
akhir-akhir entah minggu ke berapa tuhh baru tau.. HUAAAA nyesel bener deeeh
:’( aku pengen ikut mentoring lagi kakaaaaaa T>T
Oke oke, balik
lagi pada performance setiap kelompok.. Yang pada awalnya kami menyiapkan
performance dengan PEDE nya, performance yang emang gak jelas maksudnya kemana,
tapi pokoknya kami PEDE ABIS untuk menyandang gelar juara!! ABISSS
PEDEEE -___- wedeeeeeh ternyata semuanya terkalahkan oleh yang lebih berhak. Ternyata
lebih banyak lagi PERFORMANCE LUAR BIASA yang kelompok lain tampilkan, dan aku
pun mengakui akan hal ituuuuu.. tapi tetep bangga pastinyaa sama kelompok
sendiri. Hehe :p
Pada saat itu,
ada yang menampilkan bernyanyi, menari, drama, puisi, pantun berbalas, rayuan
gombal, musikalisasi puisi dsb. Beberapa performance yang masih melekat pada
fikiranku saat ini yaitu:
- Menari nya kelompok kak Adam dkk dengan WAJAH TANPA
EKSPRESI!!! Bayangkaaan.. musik yang ngebit dan seharusnya diiringi oleh tarian
lebih ekspresif, tersenyuum, dan enerjik malah ditampilkan dengan FLAT FACE nya
si kak Adam bertubuh kekar itu! Hahahahaa.. ampuun jendraaal, bukan gue
ngetawain, tapi emang gak bisa untuk nahan ketawaa :D
- Duet puisinya si kembar (Fitri dan blabla lupa
lagi namanya) Masih terngiang-ngiang dalam selip daun telinga ku, “APA YANG
AKAN KAMU TULIS!!!!!” apa yang akan kau tulis ketika tulisanmu harus
dipertanggunga jawabkan! Apa yang akan kamu tulis, apa yang akan kamu tulis,
apa yang akan kamu tulis #waaaaaah sempet ketakutan waktu denger ini puisi.
Apalagi ketika Mas blabla (lupa) ikut menambahkan semuanya!!! Takut takut
takut.. bukan hanya takut sama yang bawain puisi, tapi takut pada isi puisi
yang disampaikan.
Ini dia salahsatu alasan yang
membuat aku memilih peminatan artikel pada akhirnya, setelah sebelumnya sasaran
utama aku ikut FLP ya untuk novel dan cerpen sebenarnya. Bukan berarti aku
mudah mempertanggung jawabkan artikel, namun setidaknya dalam dunia artikel itu
mau tidak mau mencari pengetahuan umum yang dapat lebih terkaji untuk menambah
wawasan.
- Musikalisasi puisinya kak Senna dkk.
Hal yang paling paling paling dan sangat menyentuh hati aku, membuat
mataku sedikit berkaca-kaca, dan aaaaah pokoknya ngenna banget!! Preman sekali
pun pasti akan tersentuh sedikit banyaknya.. Ya Allah yang ini benar –benar
memberikan pelajaran untukku mengenai hidup dan kehidupan. Kak Senna (seorang
penyandang cacat tunanetra) yang menceritakan kisah hidupnya bersama
kawan-kawannya, manis pahitnya hidup yang mereka lalui bersama dalam kegelapan,
hingga pada suatu saat salah seorang dari mereka meninggal.
Aku disini gak bisa menceritakan secara spesifik dan ngenna, namun
percayalah! Ini adalah musikalisasi TERTERTEEEERRR yang pernah aku jumpai,
karena ini bukan sebuah teks. Namun, ungkapan tulus dari hati.
Ya Allah, masih pengen nangis aja rasanya kalo inget performance itu.
Performance selsaaaiiiiii dan kami di beri waktu untuk
beristirahat dan tiduuuuurrr
Besoknyaa, rentetan agenda kegiatan sudah menanti, kegiatan yang pertama
adalah olahraga pagi! Turun ke lapang bawah villa dan berolahraga bersama.
Foto-foto, lalu sarapaaaan… Setelah sarapan, kegiatan kami selanjutnya adalah
Jelajah Siang.. SERRRUUUUU!!!! Pokonya serruu
Kelompok jelajahku adalah kelompok-3. Berisikan 7 orang pemuda pemudi
autis yang kumat pada setiap pos.. Gila semua!!!! Hahha.. Kelompok yang “nggak
punya yel-yel” ini pun mendapat juara yel-yel ke-2. (Loh kok bisaa??)
yadooongsss..
Inilah waktunya penutupan.
Acara ini di tutup dengan diakhiri pelabellan peserta ter.. ada yang
ter-gokil, ter-on time, ter-aktif, sampai ter-aniaya!! Waduuuh hahaha… dan juga
tukeran kadoooooo. Aku dapet kado pas photo looooh! Punya siapa yaaah J hehe
Inilah sedikit* cerita tentang Inaugurasi FLP angkatan VIII kemarin..
hanya 2 hari, namun banyaaaak sekali pelajaran dari 2 hari tersebut. Senang
juga rasanya mendapat keluarga baru seperti kaliaaaan :’) Semoga semoga
semogaaa..
Sekian,
Mari mewarnai dunia dengan berkarya!!!
Subscribe to:
Posts (Atom)





















